FUDIKA UNTUK UJI DINAMIKA SARANA PERKERETAAPIAN
Jakarta, 27/5/2009 (Kominfo-Broadcast) – Chief Engineer Pengembangan Fasilitas uji dinamika kereta api (Fudika), Ir. Syamsul Kamar, MT mengatakan, Fudika adalah laboratorium berjalan yang digunakan untuk uji dinamika sarana perkeretaapian, terutama pada kereta/gerbong yang baru selesai dibangun, dan belum dioperasikan.
“Jadi Fudika itu dibangun ditujukan untuk dipakai menguji apakah suatu kereta laik operasi atau tidak dari sudut pengujian dinamika,” kata Syamsul pada siaran iptek voice di Kementerian Negara Riset dan Teknologi, Jakarta, Rabu (27/5).
Sebelum pengujian dinamika, lebih dulu ada uji fungsi masing-masing komponennya yang disebut uji statis di pabriknya. Jadi semua kereta sebelum dioperasikan sudah dilakukan pengujian, baik melalui uji statis maupun uji dinamika untuk melihat apakah kereta tersebut layak dioperasikan atau tidak.
“Jadi Fudika itu adalah untuk menguji parameter keselamatan dan parameter kenyamanan kereta/gerbong yang akan dioperasikan untuk melayani pengguna jasa angkutan kereta api,” katanya.
Dalam Fudika tersebut yang diuji sebagian besar ada tiga, semua menyangkut keselamatan dan kenyamanan, antara lain adalah uji getaran kereta, karena antara kereta yang satu dengan kereta yang lainnya dalam rangkain saling mempengaruhi.
Uji pengereman dinamika, untuk mengukur berapa jarak pada waktu kereta itu direm sampai berhenti, misalnya ada titik utamanya ketika direm pada berbagai kecepatan, umpamanya 40 km perjam, 50 km perjam, 60 km perjam dan seterusnya sampai kereta itu berhenti memakan waktu berapa. Disitu bisa dihitung perlambatannya, kemudian ketentuan berapa yang diijinkan untuk menghindari kereta masuk dalam daerah yang berbahaya.
Kemudian uji temperatur rodanya, karena roda yang berputar terus bergesekan dengan bantalan akan menimbulkan panas, kalau panasnya melewati ketentuan tentu ada sesuatu yang salah di rodanya, apakah beringnya atau asnya yang tidak lurus bisa berakibat asnya patah.
Sebagai laboratorium berjalan Fudika memiliki 3 (tiga) ruang utama yaitu ruang pengendali pengujian (ruang kontrol) yang berisi sistem akuisisi untuk mengolah data mentah yang diterima dari sistem sensor menjadi data engineering, yang ditampilkan secara real-time pada layar monitor, dan disimpan pada piranti penyimpanan (hard disk).(T. Gs/toeb/Rn/id) |