BPPT KEMBANGKAN PROTOTYPE MESIN MOBIL UNTUK PEDESAAN
Jakarta, 29/5/2009 (Kominfo-Broadcast) – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) telah mengembangkan prototype mesin mobil untuk angkutan di pedesaan dengan komponen semuanya lokal.
“Kita berawal mengembangkan mesin itu, karena dokumennya sudah kita miliki, kemudian mulai dari teknologi perancangan, desain, dan selanjutnya dilakukan proses pembuatan dan melibatkan seluruh komponen lokal,” kata Koordinator Riset Unggulan Strategis Nasional (Rusnas) Engine BPPT, Dr. I Nyoman Jujur pada siaran iptek voice di Jakarta, Jumat (29/5).
Riset pembuatan mesin tersebut dilakukan dalam jangka waktu cukup lama dimulai tahun 2002, dengan tahapan membuat desain, komponen lokal, dan terutama bagaimana membuat pengecoran sehingga tidak bocor.
Kemudian dilakukan pengujian di laboratorium termodinamika BPPT di Serpong untuk meyakinkan prototype tersebut sesuai dengan desain, sehingga prototype tersebut mempunyai kinerja yang bagus dan handal yang sudah teruji skala laboratorium.
Setelah mesin itu jadi, kemudian didifusikan teknologi tersebut di suatu industri yang berada di Tegal, Jawa Tengah, dan sekarang sudah mulai tahapan diproduksi di Tegal.
Mesin Rusnas memilih volume slinder 500cc karena volume yang kecil itu tidak berbenturan dengan mesin lain yang sudah ada di pasaran seperti 1000cc ke atas ataupun 200cc ke bawah, sehingga diharapkan mempunyai ceruk pasar tersendiri. (T. Gs/toeb/Rn/id) |