|
DUA KORBAN DBD MENINGGAL DI RSUD TARAKAN
Jakarta, 14/1/2009 (Kominfo-Broadcast) – Ada 91 korban Demam Berdarah Dengue (DBD) yang ditangani di Rumah Sakit Tarakan, Jakarta Pusat sejak awal Januari 2009 hingga Rabu (14/1) ini, dua diantaranya meninggal dunia.
“Korban meninggal pekan lalu dan yang masih dirawat hingga saat ini 36 orang sebagian besar anak-anak,” kata Kepala Bidang Keperawatan RSUD Tarakan, ZURAIDAH, saat dihubungi Rabu (14/1) di Jakarta. Sejak November 2008 hingga medio Januari 2009 ini, jumlah korban DBD yang masuk umahsakit ini mengalami peningkatan, namun menurutb Zuraidah, secara umum keadaan terkait DBD di sini masih normal. "Tempat tidur masih mencukupi dan kasus mampu ditangani oleh petugas-petugas yang ada.“ Dia menambahkan, belum ada tambahan petugas ataupun tempat tidur pasien di RSUD Tarakan bagi para pasien DBD. Data RSUD Tarakan menunjukkan, bulan November 2008 korban DBD yang dirawat sebanyak 63 orang, kemudian meningkat menjadi 172 korban pada Desember 2008, dan hingga pertengahan Januari 2009 ini korban tercatat sebanyak 91 orang. RSUD Tarakan sendiri, ujar Zuraidah mempriortaskan penanganan DBD sehingga tak ada alasan untuk menolak atau memilih pasien. Bagi pasien DBD keluarga miskin, dia menegaskan pihak rumah sakit tidak memungut biaya selama pasien menyertakan surat pernyataan Gakin. (T.tr/id/b/Rn/id) |
|
|
<<< Kembali ke halaman sebelumnya
| |